Cerita Umum

Terbukti! Jurus Jitu Memutihkan Ketiak dengan Tawas

IMG_4400

Ketiak hitam memang bukanlah suatu hal yang mengancam kesehatan. Tapi bagi seorang perempuan, it’s such a DISASTER!. Inilah hal nyata yang saya rasakan sewaktu masih remaja, nggak tahu kenapa suatu waktu ketiak saya menghitam, oh sungguh memalukan.

Penyebab ketiak menghitam

Ternyata, ketiak hitam bisa jadi merupakan gejala “Acanthosis Nigricans“, yaitu suatu kondisi kulit yang ditandai dengan satu atau lebih area kulit menjadi gelap dan menebal. Bisa terjadi tidak hanya pada ketiak, tetapi juga di leher dan lipatan paha. Selain warnanya yang gelap, kulit yang terkena juga seringnya terasa gatal dan bau*.

Beberapa faktor resiko penyebab ketiak menghitam diantaranya*

→ Bisa karena keturuan. 

→ Orang berkulit lebih gelap cenderung lebih mudah mengalami ketiak hitam

→ Kegemukan

→ Diabetes

→ Mencukur ketiak terlalu sering

Mengatasi / memutihkan ketiak hitam dengan tawas

Alhamdulillah permasalahan ketiak menghitam sudah tidak lagi saya alami setelah saya tahu caranya. Tante saya lah yang pertama kali memberitahukan saya caranya, yaitu dengan menggunakan Tawas (Bahasa Inggrisnya : Alum).

Manfaat yang saya dapatkan dari penggunaan tawas secara rutin adalah selain ketiak menjadi lebih putih (alias sesuai dengan warna kulit sekitarnya), ketiak pun tidak bau walau sedang berkeringat dan tidak lagi terasa tebal seperti dahulu. Kelemahan dari tawas ini adalah dia tidak mencegah ketiak kita dari basah keringat. Jadi, supaya nggak bikin malu karena basket (basah ketek), sebaiknya benar-benar dalam memilih jenis dan warna pakaian.

Sekilas info mengenai tawas 

Sebenarnya ada beberapa jenis tawas. Namun, jenis tawas yang digunakan untuk deodoran adalah “potassium alum” (aluminum posassium sulfate) dengan rumus kimia KAI(SO4)2. 

Apakah menggunakan tawas sebagai deodoran itu aman ?

Menurut the Food and Drug Administration, tawas yang digunakan sebagai deodoran yang masuk melalui kulit kedalam aliran darah sebenarnya aman (tidak berbahaya) asal digunakan dalam jumlah kecil. Lebih disarankan untuk tidak digunakan setiap hari, kalau bisa jarang-jarang agar tidak terlalu sering terpapar. Dan juga, disarankan untuk berhati-hati dalam menggunakan tawas karena bisa saja membuat kulit kamu iritasi*.

Walaupun banyak yang bilang tawas itu alami dan sudah sejak ratusan tahun yang lalu digunakan terutama di negara Asia Tenggara, tetap saja ada kontroversi-nya. Rumor beredar bahwa penggunaan tawas dalam jangka waktu yang lama walaupun sedikit-sedikit, dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker payudara dan penyakit alzheimer*. Namun, menurut National Cancer Institute, tidak ada studi ilmiah yang mendukung rumor ini*.

Sehingga saya pun berpikir, selama belum terbukti secara pasti dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, penggunaan tawas ini masih menjadi alternatif yang baik untuk digunakan sebagai deodoran tradisional daripada harus menggunakan deodoran modern yang mungkin mengandung lebih banyak campuran bahan kimia lainnya.

Cara menggunakan tawas sebagai deodoran alami*

Tawas bubuk

Untuk setengah sendok makan (1/2 sdm) tawas bubuk, biasanya saya larutkan dengan air seukuran 100 ml, lalu dimasukkan ke dalam botol yang ada semprotannya. Jadi, kalau kamu mau bikinnya lebih banyak sekaligus, let say botol kamu ukuran 500 ml, berarti gunakan 2,5 sendok makan tawas. Setelah disemprotkan, tunggu sampai kering sebelum memakai pakaian.

Tawas bentuk batu

Basahi batu tawas dengan sedikit air kran. Airnya tidak perlu banyak-banyak. Setelah itu oleskan batu tersebut ke ketiak secara merata. Hati-hati jika mengoleskannya terlalu kasar, bisa-bisa kamu luka.

Waktu terbaik menggunakan tawas yaitu sehabis mandi, saat ketiak dalam keadaan bersih dan agak lembab. Menurut saya, sekali pakai deodoran tawas ini cukup efektif untuk 24 jam (tentunya setiap orang berbeda, tergantung jenis aktivitas dan tipe tubuh yang berkeringat normal atau berlebihan).

♥♥♥

Itulah pengalaman saya menggunakan tawas sebagai pengganti deodoran modern. Terlepas dari segala kontroversinya, sejauh ini saya puas dengan khasiatnya. Tawas berhasil menghilangkan warna ketiak saya yang dulunya gelap. Hingga sekarang pun saya tetap rutin menggunakannya. Manfaat yang didapat selain memiliki ketiak putih, tawas pun mencegah ketiak menghasilkan bau yang tidak sedap. Dan yang tidak kalah penting, harganya murah.

Jika kalian memiliki alternatif deodoran alami yang juga efektif, please share with me 🙂

Terimakasih dan semoga bermanfaat!

Kembali ke halaman utama : Home

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s